05
Maret 2026 10:29 WIB
BANDUNG 39 Kali Dibaca

PKL Membludak Saat Ramadan, Satpol PP Tertibkan Jalan Gading Tutuka Soreang

Tikman

Tikman

Penulis

PKL Membludak Saat Ramadan, Satpol PP Tertibkan Jalan Gading Tutuka Soreang

KAB. BANDUNG (SIGAPNEWS0.-Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) kembali dilakukan oleh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Jalan Gading Tutuka, Soreang.

Kegiatan tersebut disampaikan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bandung, Uwais Qorni, melalui Kepala Seksi Operasi Satpol PP Kabupaten Bandung, Rudiyana, saat diwawancarai wartawan di Soreang, Kamis (5/3/2026) pagi.

Penataan dan penertiban ini melibatkan unsur Forkopimcam Soreang, yakni Kapolsek Soreang, Danramil, Camat Soreang, Satgas Pol PP, serta personel Linmas Kabupaten Bandung. Seluruh unsur turun langsung ke lokasi yang dikenal sebagai titik padat PKL sekaligus rawan kemacetan.

Rudiyana menjelaskan, volume kendaraan dan keberadaan PKL di sepanjang Jalan Gading Tutuka meningkat tajam selama bulan Ramadan. Banyak pedagang musiman bermunculan, sementara masyarakat memadati kawasan tersebut untuk ngabuburit maupun berbelanja menjelang berbuka puasa. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas tersendat bahkan kerap mengalami kemacetan total.

Yang paling mengkhawatirkan, kemacetan tersebut menghambat akses keluar-masuk ambulans menuju Rumah Sakit Otto Iskandardinata (RS Otista). Beberapa ambulans dilaporkan sempat terjebak kemacetan karena badan jalan dipenuhi pembeli dan lapak PKL yang meluber hingga menutup sebagian ruas jalan.

“Menjelang berbuka, Jalan Gading Tutuka sering macet total. Pengguna jalan yang ngabuburit tumpah ruah, sementara banyak PKL berjualan dengan roda, meja, dan pajangan sampai ke badan jalan. Ini sangat mengganggu, apalagi jika ambulans yang membawa pasien harus terhambat,” ujar Rudiyana.

Ia mengakui penertiban PKL di lokasi tersebut tidak mudah. Banyak pedagang yang bersikap tertib saat petugas datang, namun kembali melanggar setelah petugas meninggalkan lokasi.

“Kadang kami seperti kucing-kucingan. Saat ada petugas, lapak dirapikan. Begitu petugas pergi, kembali semrawut lagi. Kami mohon para pedagang ikut menjaga ketertiban demi kepentingan bersama,” katanya.

Rudiyana menegaskan bahwa Satpol PP tidak melarang masyarakat untuk berdagang. Namun para pedagang diminta tidak mengambil hak pengguna jalan lain dengan berjualan hingga ke badan jalan. Ia juga mengimbau pembeli agar tidak memarkir kendaraan sembarangan yang dapat memperparah kemacetan.

Seorang pedagang yang berjualan di sekitar area RS Otista juga menyampaikan keluhan. Ia mengaku sebagian pedagang memajang dagangan hingga menutup akses pedagang lain.

“Sesama pedagang saja kadang tidak saling menghormati. Mungkin karena saya pedagang musiman sementara mereka pedagang tetap. Tapi bukan berarti boleh merugikan orang lain. Saya setuju kalau ada penertiban supaya lebih tertib,” ungkapnya.

Penertiban hari itu turut melibatkan Kapolsek Soreang Kompol Oeng dan Camat Soreang Haris Taupik yang turun langsung ke lapangan untuk mengarahkan tim serta memberikan imbauan kepada para pedagang agar mematuhi aturan yang telah disampaikan Satpol PP.

“Kami meminta agar ada saling menghormati antara PKL yang mencari rezeki dan kami aparat yang menjalankan tugas menjaga ketertiban selama Ramadan. Agar semuanya berjalan lancar, harus saling menghargai,” tegas Camat Haris Taupik.

Satpol PP Kabupaten Bandung menegaskan bahwa penataan kawasan Jalan Gading Tutuka akan terus dilakukan secara berkala, terutama selama bulan Ramadan ketika aktivitas masyarakat meningkat. Fokus utama penertiban adalah menjaga akses publik, kelancaran arus lalu lintas, serta memastikan tidak ada gangguan terhadap ambulans dan layanan kesehatan.

Dengan adanya kolaborasi Forkopimcam serta kesadaran dari para pedagang dan masyarakat, diharapkan kawasan Jalan Gading Tutuka dapat kembali tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. ***

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!