30
April 2026 12:48 WIB
BANDUNG 14 Kali Dibaca

Pemprov Jabar Kerahkan Alat Berat Atasi “Lautan Sampah” di Jalan Pasar Baleendah

Tikman

Tikman

Penulis

Pemprov Jabar Kerahkan Alat Berat Atasi “Lautan Sampah” di Jalan Pasar Baleendah

Kab. Bandung, (SIGAPNEWS).– Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil langkah tegas dengan mengerahkan alat berat dan armada truk untuk mengatasi tumpukan sampah di Jalan Pasar Baleendah, Kabupaten Bandung, Kamis (30/4/2026).

Tumpukan sampah yang menggunung dilaporkan telah menutup sebagian akses jalan dan mengganggu aktivitas perekonomian warga sekitar. Bahkan, ketinggian sampah mencapai sekitar satu meter di badan jalan, menyebabkan penyempitan jalur lalu lintas, kemacetan, serta menimbulkan bau menyengat.

Proses pembersihan dilakukan secara masif dengan melibatkan ekskavator dan loader untuk memindahkan sampah ke dalam belasan truk besar yang telah disiagakan di lokasi. Kondisi tersebut dinilai darurat karena selain menghambat mobilitas warga, juga berpotensi mengganggu sistem drainase dan memicu banjir.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, meninjau langsung lokasi setelah menerima arahan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

“Kita bahu-membahu untuk menyelesaikan sampah di Pasar Baleendah. Ini bukan lagi tumpukan sampah, tapi sudah seperti lautan sampah karena jalan hampir tertutup,” ujar Herman di lokasi.

Ia menambahkan, kondisi TPS Pasar Baleendah telah mencapai tingkat kritis dan membutuhkan penanganan cepat agar tidak menimbulkan dampak lingkungan yang lebih luas.

Pemerintah menargetkan proses pengangkutan sampah darurat ini dapat diselesaikan dalam waktu dua hingga tiga hari, dengan lokasi pembuangan akhir di TPPAS Sarimukti. Namun demikian, Herman menekankan pentingnya pengelolaan sampah mandiri di tingkat pasar dan daerah.

“Kalau terus mengandalkan pembuangan ke Sarimukti, akan sangat berat, bukan hanya bagi Kabupaten Bandung, tapi juga Kota Bandung, Bandung Barat, dan Cimahi,” katanya.

Pemprov Jabar juga mengimbau masyarakat sekitar agar tidak membuang sampah rumah tangga ke area pasar. Upaya pengurangan sampah dari sumbernya dinilai penting, terutama melalui pengolahan sampah organik seperti kompos dan budidaya maggot.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, H. Ruli Hadiana, bersama Camat Baleendah, Eep Syarif Hidayatuloh, turut mengawal proses pembersihan hingga malam hari.

Penanganan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah secara berkelanjutan, sekaligus mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di wilayah Bandung Raya. ***

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!