05
Januari 2026 15:44 WIB
BANDUNG 8 Kali Dibaca

Manajemen RSUD Majalaya Jelaskan Status Korban dan Pelaku Kasus Penganiayaan

Tikman

Tikman

Penulis

Manajemen RSUD Majalaya Jelaskan Status Korban dan Pelaku Kasus Penganiayaan

KAB. BANDUNG (SIGAPNEWS).-Pihak RSUD Majalaya menyatakan bahwa penanganan kasus tersebut sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

Seorang petugas kebersihan di RSUD Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, bernama Fikri Ardiansyah (24), ditemukan meninggal dunia dengan kondisi bersimbah darah. Korban diduga menjadi korban penganiayaan menggunakan martil oleh atasannya yang berinisial R (43).

Wakil Direktur Umum dan SDM RSUD Majalaya, Agus Heri Zukari, menjelaskan bahwa baik korban maupun terduga pelaku bukan merupakan karyawan tetap rumah sakit. Keduanya adalah tenaga kerja dari perusahaan penyedia jasa (outsourcing) yang bekerja sama dengan pihak rumah sakit.

Menurut Agus, RSUD Majalaya dalam kerja sama tersebut hanya berperan sebagai penerima layanan dari pihak ketiga. Karena itu, pengawasan rumah sakit lebih difokuskan pada hasil kerja seperti standar kebersihan dan keamanan fasilitas, bukan pada pengelolaan karyawan yang menjadi tanggung jawab perusahaan penyedia tenaga kerja.

Meski peristiwa terjadi di lingkungan rumah sakit, pihak manajemen segera berkoordinasi dengan perusahaan penyedia jasa untuk melakukan evaluasi bersama. Ia juga menyebut rumah sakit tidak memiliki data detail mengenai lama kerja korban maupun pelaku karena urusan penempatan dan rotasi pegawai sepenuhnya menjadi kewenangan perusahaan mitra.

Agus menambahkan, berdasarkan informasi awal yang diterima, tidak ditemukan masalah dalam kinerja profesional korban maupun pelaku selama bekerja. Dugaan sementara, peristiwa tersebut dipicu oleh persoalan pribadi di antara keduanya, bukan karena faktor pekerjaan.

RSUD Majalaya juga telah menyerahkan rekaman kamera pengawas (CCTV) kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan. Pihak rumah sakit menegaskan akan bersikap kooperatif dalam mendukung penyidikan yang dilakukan aparat.

Sementara itu, pelayanan kesehatan di RSUD Majalaya tetap berjalan normal. Manajemen juga berencana melakukan evaluasi menyeluruh bersama mitra penyedia tenaga kerja guna memperkuat sistem pengawasan di area-area penting agar kejadian serupa tidak terulang.

Kronologi Penemuan Korban

Sebelumnya diberitakan, Fikri Ardiansyah ditemukan meninggal dunia di ruang gudang lantai dua Gedung Utama RSUD Majalaya pada Minggu (4/1) sekitar pukul 04.30 WIB. Korban diketahui bekerja sebagai petugas kebersihan di rumah sakit tersebut.

Peristiwa penganiayaan yang diduga menyebabkan kematian korban terjadi pada Jumat (3/1) sekitar pukul 19.30 WIB. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan bahwa pelaku yang diduga merupakan atasan korban telah menyerahkan diri kepada polisi dan kini sedang menjalani pemeriksaan.

Berdasarkan dugaan sementara, motif pembunuhan berkaitan dengan masalah utang piutang. Korban disebut memiliki utang kepada pelaku sekitar lima juta rupiah.

Saat ini, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan berbagai barang bukti. Penanganan kasus tersebut berada di bawah Polresta Bandung untuk proses penyelidikan dan penyidikan sesuai hukum yang berlaku. ***

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!