08
April 2026 11:16 WIB
POLITIK 7 Kali Dibaca

Dadang: Kemenangan PKB Bukan Kebetulan, Ini Kerja Nyata!

Tikman

Tikman

Penulis

Dadang: Kemenangan PKB Bukan Kebetulan, Ini Kerja Nyata!

Bandung, (SIGAPNEWS).– Musyawarah Cabang (Muskab) PKB Kabupaten Bandung yang berlangsung di Grand Sunshine Resort & Convention menjadi momentum penegasan kekuatan politik PKB sekaligus ajang konsolidasi menuju arah kekuasaan yang lebih kokoh di Kabupaten Bandung.

Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menegaskan bahwa peningkatan perolehan kursi PKB bukan terjadi secara kebetulan, melainkan hasil kerja terstruktur dari seluruh kader dan relawan.

Ia menyebut, perolehan kursi meningkat dari 6 kursi pada 2019 menjadi 12 kursi pada 2024, disertai lonjakan suara dari 174 ribu menjadi 447 ribu. Menurutnya, capaian tersebut merupakan bukti nyata kerja kolektif partai. Hal itu disampaikannya pada Rabu (8/4/2026).

Dadang juga menyampaikan apresiasi kepada partai-partai koalisi seperti Partai Golkar, Partai Amanat Nasional, Partai Solidaritas Indonesia, Partai NasDem, dan Partai Buruh yang turut berperan dalam mengawal kemenangan politik di Kabupaten Bandung.

Selain itu, ia menyoroti peran organisasi kepemudaan seperti KNPI, Karang Taruna, serta relawan akar rumput yang dinilainya menjadi tulang punggung kemenangan. Menurutnya, tanpa kerja keras para pejuang di lapangan, posisi yang diraih saat ini tidak mungkin tercapai.

Dalam kesempatan tersebut, Dadang turut menyinggung peran Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar serta mentor politiknya, Cucun Ahmad Syamsurijal, yang disebutnya sebagai arsitek konsolidasi partai sejak 2021. Ia menegaskan bahwa dirinya hanya melanjutkan fondasi yang telah dibangun sebelumnya.

Lebih lanjut, Dadang menilai kemenangan PKB sejalan dengan meningkatnya legitimasi pemerintahan. Hal ini terlihat dari keberhasilan dalam Pilkada 2024 bersama Wakil Bupati Ali Syakieb, yang kembali dipercaya memimpin Kabupaten Bandung untuk periode 2025–2031.

Ia menegaskan bahwa kemenangan tersebut merupakan mandat rakyat yang harus diwujudkan dalam kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dadang juga mengingatkan agar PKB tidak terjebak dalam siklus politik lima tahunan. Ia menekankan pentingnya kehadiran partai dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, salah satunya melalui program distribusi ambulans di 31 kecamatan yang telah direalisasikan menjelang Idulfitri.

Selain itu, ia mengungkap program strategis berupa pemberian insentif kepada sekitar 19 ribu guru ngaji dengan total anggaran sekitar Rp109 miliar per tahun. Program tersebut disebut sebagai bentuk keberpihakan partai yang akan diperkuat melalui regulasi daerah, mengingat pesantren memiliki peran penting sebagai fondasi moral masyarakat.

Meski demikian, Dadang mengingatkan seluruh kader agar tidak cepat berpuas diri. Ia menilai bahwa kemenangan besar justru menjadi ujian untuk menjaga konsistensi dan kinerja.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kolaborasi politik yang telah terbangun, tidak hanya untuk kepentingan kekuasaan, tetapi juga demi pembangunan Kabupaten Bandung yang berkelanjutan.

Menutup pernyataannya, Dadang menyebut bahwa keberhasilan yang diraih merupakan milik bersama, baik kader maupun masyarakat. Ia berharap ke depan PKB dapat menjadi lebih kuat, solid, dan memberikan manfaat yang lebih luas.***

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!